Orlando - Tokoh fantasi Superman akan kehilangan kekuatannya saat berhadapan dengan batu kripton. Lemparan bebas menjadi 'batu kripton' itu bagi seorang Dwight 'Superman' Howard.
Di hadapan pendukungnya sendiri, orang-orang yang barangkali percaya bahwa Howard adalah Superman betulan, Jumat (12/6/2009) pagi WIB, Howard malah tampil melempem.
Howard gagal menyelamatkan Magic dari kekalahan atas Los Angeles Lakers di partai keempat final NBA. Melalui perpanjangan waktu, Magic harus bertekuk lutut dengan skor 91-99.
Meski tampil cukup baik dengan 21 rebound dan 16 poinnya, ada yang patut disesali oleh Howard. Itu adalah kegagalannya mengeksekusi sejumlah tembakan bebas yang diperolehnya.
Secara keseluruhan, dari 14 tembakan bebas yang didapat Howard, sang center hanya mampu melesakkan delapan di antaranya. Termasuk di dalamnya adalah dua free throw krusial pada saat kuarter keempat tersisa 11,1 detik.
"Saya memang meleset. Saya belakangan melatih tembakan bebas saya, tetapi tembakan-tembakan itu benar-benar tak mau masuk," keluh Howard sebagaimana diwartakan Reuters.
Tertinggal 1-3, nasib Magic berada di ujung tanduk. Game kelima yang masih dipanggungkan di Orlando, Senin (15/6) pagi WIB wajib mereka menangi untuk bisa memperpanjang nafas.
"Tak perlu terlalu menyesali diri. Saya pikir saya melakukan banyak hal bagus malam ini. Hanya kurang di tembakan bebas. Tidak cuma untuk saya, tetapi juga pada pemain lain," pungkas pemain berusia 23 tahun itu tentang Magic yang gagal memasukkan 15 dari 37 free throw yang didapat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar